KORDANEWS – Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, kembali menghadirkan cara unik bagi masyarakat dunia untuk ikut serta dalam perjalanan luar angkasa. Melalui program bertajuk “Send Your Name in Space”, publik dapat mengirimkan nama mereka untuk dibawa mengelilingi Bulan bersama misi berawak Artemis II. Meski bersifat simbolis, inisiatif ini memberi kesempatan langka bagi siapa pun untuk merasa menjadi bagian dari tonggak baru eksplorasi manusia di luar Bumi.
Program tersebut terbuka secara global dan dapat diikuti secara gratis. Nama-nama yang didaftarkan nantinya akan disimpan dalam media penyimpanan digital berukuran sangat kecil yang ditempatkan di dalam wahana Orion, kapsul ruang angkasa yang akan membawa para astronaut mengelilingi Bulan. Selama sekitar sepuluh hari perjalanan, jutaan nama dari seluruh dunia akan ikut “terbang” melintasi ruang hampa, mengorbit satelit alami Bumi, sebelum kembali dengan selamat.
Tonggak penting sejak era Apollo
Misi Artemis II memiliki arti historis yang besar. Ini merupakan penerbangan berawak pertama menuju kawasan Bulan sejak berakhirnya program Apollo lebih dari 50 tahun lalu. Jika pada era Apollo manusia berhasil mendarat di permukaan Bulan, maka Artemis menjadi langkah awal menuju eksplorasi yang lebih berkelanjutan—termasuk rencana membangun kehadiran jangka panjang di sekitar Bulan dan mempersiapkan perjalanan ke Mars.
Empat astronaut telah dipilih untuk menjalankan misi ini, mewakili pengalaman, keberagaman, dan kolaborasi internasional. Mereka akan menguji berbagai sistem penting penerbangan jarak jauh, mulai dari navigasi, komunikasi, hingga ketahanan wahana terhadap radiasi dan kondisi ekstrem luar angkasa. Keberhasilan Artemis II akan menjadi fondasi bagi misi pendaratan berikutnya dalam rangkaian program Artemis.
Cara sederhana untuk ikut serta
Berpartisipasi dalam program pengiriman nama ini tidaklah rumit. Masyarakat hanya perlu mengisi formulir pendaftaran secara daring dengan mencantumkan nama dan beberapa informasi dasar. Setelah proses selesai, peserta akan memperoleh boarding pass digital sebagai tanda bahwa nama mereka tercatat dalam misi Artemis II.
Antusiasme publik terhadap program ini sangat tinggi. Jutaan orang dari berbagai negara telah mendaftarkan diri, menunjukkan bahwa minat terhadap eksplorasi luar angkasa tetap besar di tengah perkembangan teknologi modern di Bumi. Bagi banyak orang, kesempatan mengirim nama ke Bulan menghadirkan rasa keterhubungan emosional dengan perjalanan ilmiah yang biasanya terasa jauh dari kehidupan sehari-hari.













