BudayaPeristiwa

Libur Imlek Terpanjang! China Perpanjang Cuti hingga 9 Hari, Migrasi Massal dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

×

Libur Imlek Terpanjang! China Perpanjang Cuti hingga 9 Hari, Migrasi Massal dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

Share this article

KORDANEWS – Pemerintah China resmi menetapkan periode libur Tahun Baru Imlek 2026 sebagai salah satu yang terpanjang dalam sejarah modern negara tersebut. Kebijakan ini membuat masyarakat menikmati cuti hingga sembilan hari penuh, sekaligus memicu lonjakan perjalanan mudik terbesar di dunia.

Dalam kalender libur nasional terbaru, masa cuti Imlek berlangsung selama lebih dari sepekan. Perpanjangan ini dilakukan untuk memberi waktu lebih panjang bagi masyarakat berkumpul bersama keluarga, sekaligus mendorong konsumsi domestik serta aktivitas pariwisata dalam negeri.

Migrasi manusia terbesar di dunia kembali terjadi

Tahun Baru Imlek selalu identik dengan fenomena chunyun, yaitu arus perjalanan massal ketika ratusan juta warga pulang ke kampung halaman. Dalam periode sekitar 40 hari, total perjalanan diperkirakan mencapai miliaran, menjadikannya migrasi manusia tahunan terbesar di planet ini.

Stasiun kereta, bandara, hingga terminal bus dipadati penumpang yang ingin merayakan pergantian tahun bersama keluarga. Peningkatan kapasitas transportasi nasional pun disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas tersebut.

Bagi masyarakat China, momen ini bukan sekadar liburan, melainkan tradisi budaya paling penting dalam setahun—waktu untuk reuni keluarga, menghormati leluhur, serta memulai tahun baru dengan harapan keberuntungan.

Dampak besar terhadap ekonomi dan rantai pasok global

Libur panjang Imlek tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga ekonomi. Banyak pabrik, kantor, serta layanan logistik berhenti beroperasi sementara. Akibatnya, produksi industri dan pengiriman barang melambat, termasuk bagi perusahaan internasional yang bergantung pada manufaktur China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *