Sport

Penantian 23 Tahun Berakhir: Keajaiban Menit Akhir Pep Guardiola di Anfield

×

Penantian 23 Tahun Berakhir: Keajaiban Menit Akhir Pep Guardiola di Anfield

Share this article

Drama mencapai puncaknya di masa injury time. Pelanggaran kiper Alisson Becker terhadap Matheus Nunes di dalam kotak terlarang membuahkan penalti bagi City. Erling Haaland, yang sebelumnya belum pernah mencetak gol di Anfield sepanjang kariernya, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia menyarangkan bola ke pojok bawah gawang pada menit ke-93, sekaligus mengunci kemenangan dramatis 2-1.

VAR dan Kartu Merah di Ujung Laga

Pertandingan tidak berakhir tanpa kontroversi. Di detik-detik terakhir, pemain pengganti City, Rayan Cherki, sempat mencetak gol dari garis tengah lapangan ke gawang kosong saat Alisson maju membantu serangan. Namun, gol tersebut dianulir setelah intervensi VAR. Wasit Craig Pawson memberikan kartu merah kepada Dominik Szoboszlai karena dianggap melakukan pelanggaran terhadap Haaland dalam proses terjadinya gol tersebut. Meski gol ketiga dianulir, City tetap berhasil mempertahankan keunggulan hingga laga usai.

Implikasi Terhadap Perburuan Gelar

Kemenangan ini memiliki makna krusial bagi peta persaingan Liga Inggris 2025/2026. Dengan tambahan tiga poin ini, Manchester City yang duduk di peringkat kedua terus menempel ketat Arsenal di puncak klasemen dengan selisih enam poin. Guardiola menegaskan bahwa kemenangan di Anfield ini adalah sinyal bahwa perburuan gelar juara masih jauh dari kata selesai.

“Sisa 13 pertandingan adalah waktu yang sangat lama. Kami harus siap memanfaatkan setiap kesalahan yang dibuat lawan,” tegas Pep. Bagi para pemain dan pendukung City, kemenangan ini lebih dari sekadar tiga poin; ini adalah pernyataan bahwa mereka telah menaklukkan stadion paling angker di Inggris dan siap mempertahankan mahkota juara mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *