- LOD (Level of Detail) Management: Objek di kejauhan kini menggunakan model poligon yang lebih rendah.
- Kerapatan Vegetasi: Di area terbuka seperti The Grasslands, jumlah rumput dan semak dikurangi sekitar 15-20% untuk menjaga kestabilan performa saat Cloud berkendara menggunakan Chocobo.
- Penyederhanaan Partikel: Efek cahaya dan debu saat pertarungan intens dibuat lebih sederhana namun tetap mempertahankan efek visual yang dramatis.
Pengalaman “Open World” dalam Genggaman
Bagi komunitas gamer, kehadiran Rebirth di Switch 2 adalah kemenangan besar bagi mobilitas. Square Enix menjanjikan bahwa tidak ada konten yang dipotong dari versi aslinya. Seluruh mini-game, side quests, hingga wilayah rahasia akan hadir secara utuh.
Namun, pemain harus menyiapkan ruang penyimpanan yang cukup besar. Dengan aset visual yang dioptimalkan, FF7 Rebirth diestimasi akan memakan ruang hingga 100 GB, menjadikannya salah satu game dengan ukuran file terbesar di platform Nintendo.
Mengapa Ini Penting?
Rilisnya FF7 Rebirth di Switch 2 menandai perubahan besar dalam strategi Square Enix untuk menjadi pengembang “Multi-Platform Sejati”. Ini juga membuktikan bahwa dengan optimasi yang tepat dan dukungan teknologi AI modern, batasan antara konsol rumah dan konsol portabel semakin menipis.
Bagi mereka yang belum sempat mencicipi petualangan Cloud, Tifa, dan Aerith di luar Midgar, 3 Juni 2026 akan menjadi tanggal yang bersejarah.












