Headline

JANGAN SEPELEKAN TANAMAN PAGAR! Buah Kecil Hitam Ini Ternyata Penyelamat Nyawa Ibu Hamil, Janin Cerdas & Bebas Anemia Tanpa Obat

×

JANGAN SEPELEKAN TANAMAN PAGAR! Buah Kecil Hitam Ini Ternyata Penyelamat Nyawa Ibu Hamil, Janin Cerdas & Bebas Anemia Tanpa Obat

Sebarkan artikel ini

4. Menjaga Tekanan Darah dan Mencegah Preeklamsia

Preeklamsia (tekanan darah tinggi saat hamil) adalah kondisi serius yang harus dihindari. Kandungan kalium dalam murbai berperan penting dalam menjaga keseimbangan elektrolit dan melemaskan dinding pembuluh darah. Selain itu, senyawa resveratrol di dalamnya berfungsi memperbaiki sirkulasi darah dan menjaga kesehatan jantung. Dengan tekanan darah yang stabil, risiko komplikasi persalinan dapat diminimalisir secara signifikan.

5. Nutrisi Otak dan Saraf Janin

Meski tidak setinggi sayuran asparagus, murbai mengandung asam folat (Vitamin B9) alami. Nutrisi ini adalah “bahan baku” utama dalam pembentukan tabung saraf janin pada trimester pertama. Kecukupan asam folat sangat penting untuk mencegah risiko cacat lahir seperti spina bifida. Selain itu, kandungan mineral seperti kalsium dan magnesium dalam murbai mendukung pembentukan struktur tulang dan gigi janin agar kuat sejak dalam kandungan.

6. Mengontrol Kadar Gula Darah

Ibu hamil berisiko mengalami diabetes gestasional. Menariknya, murbai mengandung senyawa yang disebut 1-deoxynojirimycin (DNJ). Senyawa ini mampu menghambat enzim di saluran pencernaan yang memecah karbohidrat menjadi gula, sehingga penyerapan gula ke dalam darah menjadi lebih lambat dan stabil. Ini menjadikan murbai sebagai pilihan camilan yang cerdas dibandingkan makanan manis olahan.

Agar manfaatnya maksimal dan tetap aman, Ibu perlu memperhatikan beberapa pedoman berikut:

Tips Konsumsi Aman Bagi Ibu Hamil

  1. Waspadai Higienitas: Tekstur murbai yang berbenjol-benjol kecil membuatnya sangat mudah menyimpan debu, pestisida, atau bakteri Toxoplasma. Pastikan Ibu mencucinya dengan air mengalir atau merendamnya sebentar dalam larutan cuka apel/garam khusus pencuci buah.
  2. Pilih yang Matang Sempurna: Murbai yang masih mentah (berwarna putih atau hijau) mengandung lateks yang bisa memicu kram perut atau diare jika dikonsumsi berlebih. Pilihlah murbai yang sudah berwarna ungu gelap atau hitam karena kadar antioksidannya paling tinggi.
  3. Variasi Menu: Jika Ibu merasa mual dengan rasa aslinya, cobalah mengolah murbai menjadi smoothies dingin, mencampurkannya ke dalam mangkuk oatmeal hangat, atau menjadikannya topping yogurt rendah lemak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *