KORDANEWS – Jennie Kim, anggota grup fenomenal BLACKPINK sekaligus CEO dari label Odd Atelier (OA), kembali mempertegas statusnya sebagai salah satu figur paling berpengaruh di industri hiburan Korea Selatan. Kabar terbaru mengonfirmasi bahwa sang bintang baru saja menyelesaikan proses akuisisi sebuah gedung strategis di kawasan elit Dongbinggo-dong, Yongsan-gu, Seoul, senilai 20 miliar Won atau setara dengan Rp233 miliar.
Hal yang paling menarik perhatian publik dan para analis finansial bukanlah sekadar harga gedung tersebut, melainkan metode pembayarannya yang dilaporkan dilakukan secara tunai (cash) tanpa adanya pinjaman bank (hipotek).
Strategi Investasi di Balik Dongbinggo-dong
Gedung yang dibeli Jennie bukanlah properti biasa. Bangunan tersebut saat ini masih berstatus sebagai kantor operasional Kedutaan Besar (Kedubes) Irak di Seoul. Terletak di kawasan diplomatik yang tenang namun prestisius, properti ini memiliki luas tanah sekitar 595 meter persegi dengan luas bangunan total 551 meter persegi.
Para ahli real estat di Korea Selatan menilai langkah Jennie sebagai “investasi emas.” Kawasan Dongbinggo-dong saat ini menjadi primadona baru karena kedekatannya dengan proyek Hannam New Town dan rencana pengembangan Taman Yongsan—lahan bekas pangkalan militer AS yang akan disulap menjadi kompleks perumahan dan ruang terbuka hijau termewah di Asia.
“Pemilihan lokasi ini menunjukkan visi jangka panjang. Nilai tanah di Yongsan-gu diprediksi akan terus meroket seiring dengan selesainya proyek-proyek infrastruktur besar di sekitarnya,” ujar seorang analis properti dari firma terkemuka di Seoul.
Tren “Young & Rich”: Kekuatan Finansial Tanpa Utang
Pembelian secara tunai senilai ratusan miliar rupiah ini menjadi bukti nyata kekuatan finansial Jennie sebagai artis solo dan pebisnis. Berdasarkan data pendaftaran properti per Desember 2025, tidak ditemukan catatan hak tanggungan atas nama bank mana pun pada aset tersebut.











