Babak Kedua: Kehilangan Kendali Lini Tengah
Memasuki paruh kedua, performa Persib justru menurun drastis. Bojan Hodak mengakui timnya kehilangan kontrol di lini tengah. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Ratchaburi. Pada menit ke-53, sebuah umpan silang akurat dari Jakkaphan Kaewprom berhasil disundul dengan sempurna oleh Gabriel Mutombo Kupa yang berdiri tanpa kawalan di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 2-0.
Berusaha mengejar ketertinggalan, Persib melakukan pergantian pemain besar-besaran dengan memasukkan Adam Alis, Saddil Ramdani, hingga memberikan debut bagi rekrutan anyar Layvin Kurzawa di menit ke-83. Namun, alih-alih memperkecil skor, gawang Persib justru kembali kebobolan di menit ke-84 melalui gol kedua Tana setelah menerima umpan terobosan Gleyson Oliveira.
Evaluasi Bojan Hodak dan Misi “Comeback” di Bandung
Seusai laga, pelatih Bojan Hodak tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia menyoroti awal laga yang buruk serta hilangnya konsentrasi pemain di lini tengah pada babak kedua.
“Kami tidak memulai laga dengan baik dan sudah kebobolan dalam 10 menit pertama. Sekarang kami perlu fokus untuk pertandingan berikutnya di Bandung. Saya berharap stadion akan tetap penuh karena tidak mudah bagi lawan bermain di sana,” ujar Hodak.
Persib Bandung akan menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari 2026. Marc Klok dan kawan-kawan dituntut melakukan keajaiban dengan menang selisih 4 gol untuk lolos langsung, atau selisih 3 gol untuk memaksakan babak perpanjangan waktu.











