EkonomiHeadline

Bank Syariah Takut Garap Pembiayaan ‘Kelas Kakap’

×

Bank Syariah Takut Garap Pembiayaan ‘Kelas Kakap’

Share this article

KORDANEWS – Perkembangan bank syariah nasional saat ini memang masih jauh dari harapan. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga kini saja, total aset perbankan syariah baru mencapai 5,18% dari total nilai aset perbankan secara nasional.

Hal tersebut membuat, Indonesia hanya mampu berada di urutan ke-9 dari 10 negara islam lainnya, dari sisi aset industri jasa keuangan syariah.

Menurut Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah, ada kelemahan yang memicu perbankan syariah Indonesia lambat berkembang. Perbankan syariah saat ini hanya memfokuskan pada fungsi sebagai bank komersial biasa, namun tidak memaksimalkan fungsi sebagai bank investasi.

“Bank syariah sebetulnya fungsinya ada 2, satu sebagai bang komersial, dan bank invesment. Yang masih kurang sekali dikembangkan bank-bank syariah kita juga adalah fungsi sebagai bank investasi,” ungkap Halim di Fairmont Hotel, Jakarta, Jumat (28/7).

Di sisi lain, bank syariah yang ada saat ini juga dinilainya cenderung tertuju pada penyaluran kredit jangka pendek seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Begitu juga dari sisi simpanan.

“Jadi ini yang membedakan syariah dengan bank konvensional. Dia cenderung biayakan jangka pendek. Produk di sisi simpanan yang dikembangkan bank syariah juga sangat terbatas. Misalnya wadiah (titipan), mudharabah (pinjaman modal), musyarakah,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *