KORDANEWS—–Perum Bulog Divre Sumsel Babel mengerem pengadaan beras dari petani ke gudang Bulog.
Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, Bakhtiar AS mengatakan, pihaknya tetap melakukan pengadaan beras, namun tidak begitu digencarkan.
“Pengadaan tetap. Beras yang kita dapatkan dari petani kan masuk ke gudang, kemudian sebagian besar dialokasikan untuk raskin. Namun karena raskin akan berakhir di tahun ini, maka kita tidak begitu banyak mengambil beras dari petani. Tapi jika ada beras masuk kita terima,” ungkapnya.
Diakuinya, apabila pengadaan beras menumpuk, maka dikuatirkan kualitas beras tidak akan terjaga. Sebab alokasi untuk mengeluarkan beras dari gudang, tidak sebanyak saat ada program raskin.













