“Menurut saya tidak hanya dengan menyampaikan visi misi, tetapi harus ada nilai plus yang disampaikan oleh kandidat yang dapat ditangkap dan dipahami oleh bakal pemilih, yakni soal Birokrasi kemiskinan dan kesenjangan,” terang Marwan Mansyur.
Dengan harapan, kandidat yang akan bertarung di Pilkada Lahat memiliki semangat membangun dan menjadikan Kabupaten Lahat menjadi lebih baik, mewujudkan kesejahteraan rakyat, dan sebagai penerima tongkat estafet kepemimpinan meneruskan program-program dari pendahulunya yang belum tuntas yang baik diteruskan yang kurang baik diperbaiki untuk kemajuan di kabupaten Lahat.
Momentum penting yang tidak boleh diabaikan dan harus dipahami yakni penilaian kepada kandidat akan dilihat oleh calon pemilih, saat kandidat menyampaikan paparan visi misi yang sebagai bagian dari terobosan baru dan dijalankan saat terpilih sebagai kepala daerah, serta visi misi tersebut harus dijalankan sesuai dengan yang berlaku.
“Menjalankan terobosan di kabupaten Lahat semata mata untuk pembangunan Kota Lahat,” lanjut Marwan tanpa menjelaskan apa yang dimaksud terobosan baru tersebut.
Sementar itu, Meski tidak menyebut detail, terobosan yang dimaksud Marwan dalam memimpin Kabupaten Lahat kedepan. Contohnya dengan pengaruhnya pelayananan kesehatan harus diutamakan bagaimana kedepananya rumah sakit umum Daerah (RSUD) Lahat akan menjadi Rumah sakit Rujukan bagi Kabupaten Tetangga tentunya konsep pelayanan dan melayani itu kita utamakan.
“Mengutamakan RSUD Lahat yang melayani pasien dengan sebaik baiknya,” Ungkapnya. (Hs)













