EkonomiSumsel

PGDP Jamin Pasokan Gas di Sumsel

×

PGDP Jamin Pasokan Gas di Sumsel

Share this article

KORDANEWS – Penuhi tingginya kebutuhan gas di Sumatera Bagian Selatan, PT Pertamina bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKS) berkomitmen dengan mengoperasikan Proyek Pengembangan Paku Gajah atau Paku Gajah Development Project (PGDP). Proyek yang dikerjakan pada tahun 2014 ini diresmikan langsung oleh Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi di Desa Pagar Dewa, Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (06/12).

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi, mengatakan, proyek Paku Gajah penting untuk menjamin pasokan gas bagi kebutuhan domestik. Dengan beroperasinya PGDP dapat mendorong tumbuhnya ekonomi Sumatera Selatan dan menciptakan dampak berantai (multiplier effect) yang lebih besar yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Industri hulu migas berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan gas domestik demi kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Sementara, Presiden Direktur PT. Pertamina EP, Nanang Abdul Manaf mengatakan PGDP yang dikelola oleh PT Pertamina EP Asset 2, unit operasional Pertamina EP, merupakan integrasi dari fasilitas produksi yang telah ada, yaitu Metering Pagardewa, SPG Merbau, EPF Sewa, SP Kuang Existing, dan SP PGN. Total kapasitas produksi PDGP sebesar 70 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD), terdiri atas 45 MMSCFD dari SPG Paku Gajah dan 25 MMSCFD dari SPG Kuang. Investasi proyek ini mencapai US$145,10 juta dari proyeksi awal sebesar US$ 147,53 juta.

“PGDP memiliki dua fasilitas produksi, yaitu SPG Paku Gajah dan SPG Kuang, serta jalur pipa trukline berdiameter 12 inchi sepanjang 23 kilometer dari SPG Paku Gajah ke CO2 Removal Existing SPG Merbau,” ujarnya.

Dikatakan Anang, kebutuhan gas di Sumatera Bagian Selatan cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), total kebutuhan gas di Sumatera Selatan saja tahun ini mencapai 1.013,9 MMSCFD. Namun, commited demand baru 353,2 MMSCD. Sementara itu, allocated demand tercatat 330,7 MMSCD. Di luar itu, ada potential demand sekitar 330 MMSCFD untuk kebutuhan pembangkit listrik yang dikelola PLN maupun pembangkit listrik yang dikelola swasta (independent power producer/IPP) serta pasokan gas untuk jaringan gas kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *