KORDANEWS- Aksi bullying terjadi di SD Negeri Lebung Gajah, Kecamatan Tulung Selapan, OKI. Hal ini terkuak setelah video tersebut menjadi viral di jejaring sosial.
Kepala dinas pendidikan provinsi Sumatera Selatan, Widodo menyampaikan pihak Disdik Sumsel telah meminta Disdik Kabupaten OKI, untuk segera menyelesaiakan kasus bully yang menimpa siswa SD Negeri 1 Lebung Gajah, Tulung Selapan untuk di tindak lanjuti.
Selain itu widodo juga menjelaskan untuk di sumsel sendiri ada Perda Inklusi oleh karena itu Provinsi Sumsel sebagai provinsi ramah anak sehingga sangat disayangkan adanya kasus bully tersebut, Saat di hubungi tim redaksi Kordanews.com( 14/12).
Dalam video tersebut, seorang bocah laki-laki yang duduk di bangku SD di-bully oleh teman sekelasnya. Walau sudah menangis dan berteriak, teman-temannya tidak berhenti mem-bully. Dua orang anak memegangi tubuh korban yang dalam posisi telungkup. Sementara teman lain memukul dan menendang. Bahkan ada yang sampai menduduki tubuh korban dan memukulnya dengan mistar panjang.
Informasi beredar, aksi bullying itu dilakukan murid kelas 1 SD Negeri Lebung Gajah, Tulung Selapan. Sedangkan korbannya, berinisial Eg (6). Namun, aksi tersebut terjadi atas suruhan anak murid kelas 5 SD berinisial Aj (10).
“Ada anak kelas 5 SD menyuruh murid kelas 1 untuk pura-pura berkelahi. Namanya murid kelas 1, jadi nurut saja. Kejadiannya ketika istirahat,” ungkap Kepala SD Negeri Lebung Gajah Bakri.
Awalnya, pihak sekolah tidak tahu. Namun, setelah video tersebar, pihak sekolah langsung memanggil orang tua korban dan orang tua pelaku. “Sudah didamaikan, Pak. Semuanya sudah dipanggil dan dinasihati. Namun, kita terkejut tiba-tiba video itu menjadi viral,” ungkapnya.
Editor : ardi
Kadisdik Sumsel Sayangkan Terjadiya Kasus Bully di OKI













