Ia mengaku, pihaknya telah mendatangi satu SMA di Sumsel, disekolah tersebut ia mendapati sekitar 246 pemilih pemula. Artinya, jika satu SMA memiliki 246 orang pemilih pemula dikalikan ratusan SMA yang ada di Sumsel tentu ini menjadi ‘lumbung’ pemilih pemula di Sumsel.
Bayangkan jika ini dimanfaatkan para paslon dengan melakukan kampanye terselubung maka akan banyak suara yang didapatkan. Apalagi, kebanyakan pemilih pemula belum mengerti tentang tata cara pemilihan.
“Karena itu, kami akan mendatangi setiap sekolah untuk memberikan pengarahan dan juga pembelajaran tentang tata cara pemilihan,” katanya.
Editor : mahardika













