“Lalu kita memposisikan diri sebagai apa? Apakah produsen saja yang kemudian sebagai penjual juga, produsen yang mencari reseller, ataukah kita yang sebagai reseller dari produknya orang lain, ataukah sebagai reseller dengan sistem dropship atau beli putus dari produsen?,” jelas Andi.
Lanjut dia, strategi lain adalah di mana kita akan jualan produk menggunakan web sendiri, di marketplace, atau dii sosial media.
“Bahkan ada yang bermodal sms blasting tentang produknya dan bermodal handphone jadul juga sudah bisa jualan,” sambungnya.
Andi menerangkan bahwa keuntungan berbisnis online ada pada pangsa pasarnya yang luas.
“Tidak terbatas di tempat kita berada saja, bahkan mungkin kita bisa dapat customer dari seluruh dunia. Selain itu kita bisa memangkas biaya sewa toko ataupun tidak perlu display toko sedemikian bagus karena tidak perlu ada pelanggan yang datang ke toko kita, karena barang langsung kita kirim,” ungkap Andi.
Namun dalam menjalankan bisnis ini jangan terlalu memikirkan omzet. Penghasilan per bulan pun tergantung juga pada produk apa yang hendak dijual. Lalu produk apa yang sebaiknya kita jual?
“Yang paling tepat buat kita adalah yang paling kita sukai dan senangi. Jadi rekomendasinya adalah bila anda sukanya di bidang fashion atau aksesoris, jualah barang yang sesuai dengan kesukaan anda jangan memaksakan jual produk sparepart otomotif misalnya,” tambahnya.
Editor : mahardika













