Simulasi yang dilakukan, sesuai dengan SOP Polri, bagaimana cara bertindak Polri dalam melakukan pengamanan. Dengan dilakukan simulasi yang seobyektif mungkin agar terlihat sesuai dengan kondisi lapangan yang akan dihadapi oleh anggota Polri dan stage holder lainnya.
Beberapa titik yang dinilai rawan dan vital, juga nantinya mendapat pengamanan lebih ketat pada pelaksanaan pilkada serentak mendatang diantaranya kantor KPU, kantor Pengawas Pemilu (Panwaslu), DPRD, SPBU dan pusat pertokoan.
” Kita akan sigakan personil gabungan dalam pengamanannya nanti, 551 personil Polri, 200 personil TNI dan satu kompi personil dari Brimob Polda Sumsel.” Ucapnya (daf)
editor : awan













