“Kalau mengenai kabar kemungkinan besar kita lolos verfikasi, kami hanya bisa mengaminkan kabar tersebut. Mudah-mudahan seperti itu adanya, karena itu merupakan doa kami. Sekarang kami masih berproses, menunggu hasil resmi dan penetapan dari KPU kota palembang tanggal 12 Februari nanti,” katanya.
Mengenai kabar dirinya nyerahkan “mahar” Rp 1 miliar, dirinya membantah hal itu, dan dirinya juga hanya bisa mendoakan, semoga yang menyebarkan kabar tersebut diberikan petunjuk oleh Allah SWT untuk kembali ke jalan yang benar, dan di ampuni segala dosa-dosanya.
“Inilah proses dari perjuangan bersama rakyat. Sekali lagi, kami tidak henti-hentinya memohon doa dan dukunganya dari rekan-reka media, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan koalisi rakyat ini,” tegasnya.
Terpisah Ketua KPU Sumsel Aspahani memastikan, jika bakal pasangan calon yang melakukan perbaikan jumlah dukungan memang memiliki kesempatan memperbaiki kekurangan itu hingga 20 Januari lalu. Namun jika diverifikasi faktual syarat minkmal dukungannya tetap masih kurang, maka tidak ada perbaikan.
“Jadi kalau masih kurang nantinya, tidak ada lagi perbaikan, dan berarti tidak memenuhi syarat minimal dukungan,” katanya.
Editor :mahardika













