Bagi peternak yang mendapati sapinya sudah terjangkit virus jembrana, agar segera disembelih. Untuk mengurangi kerugian yang lebih besar. Sebab, menurut Tohirin, sapi yang sudah terjangkit ini, dagingnya bisa dikonsumsi. Namun jangan pernah mengolah jeroannya. Dan sesegera mungkin jeroan tersebut dikubur sedalam mungkin.
“Khusus bagi yang peternak yang sapinya ikut dalam program AUTS (Asuransi Usaha Ternak Sapi), maka sapi yang mati akan diberi ganti rugi. Sedangkan yang tidak ikut, maka jangan berkecil hati. Segera ikut program AUTS, untuk menghindari kerugian lebih besar,” pungkas Tohirin.(era)
Editor : mahardika













