EkonomiNusantara

Gara-gara Ini, Ekspor Karet Naik Hingga 5%

×

Gara-gara Ini, Ekspor Karet Naik Hingga 5%

Share this article

KORDANEWS – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berupaya menyejahterakan masyarakat, termasuk petani karet. Pihaknya pun memiliki cara khusus untuk mendongkrak harga karet.

Cara tersebut tertuang dalam skema Agreed Export Tonnage Scheme (AETS). Di mana pemerintah Indonesia bersama Thailand dan Malaysia yang masuk dalam kelompok negara eksportir atau International Tripartite Rubber Council (ITRC). Lantas, terhitung hingga Januari, harga karet meningkat sebesar 5%.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengatakan bahwa skema tersebut menyepakati ITRC untuk mengurangi volume ekspor. Jumlah yang dikurangi sebesar 350.000 ton selama periode Januari-Maret 2018.

“ITRC sepakat mengurangi volume ekspor karet alam sebesar 350.000 ton selama tiga bulan, yaitu Januari-Maret 2018. Keputusan tersebut diterapkan dalam skema AETS kelima yang disetujui pada 22 Desember 2017 di Bangkok, Thailand. Hasilnya, terjadi kenaikan harga karet alam sebesar 5%,” katanya Sabtu (10/2).

Berdasarkan data Daily Composite Price Irco (14-day moving average) yang dikutip Oke, harga rata-rata karet naik dari US$ 1,46/kg pada 21 Desember 2017 ke US$ 1,54/kg pada 31 Januari 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *