“Kemarin pemain asing SFC asal Korea juga sudah menelpon saya dan menawari bantuan. Dia juga memberi anak saya jersey, tapi nanti saya kalau ada kesempatan lagi ke Palembang. Anak saya senang sekali karena banyak bonus buat dia, awalnya cuma ingin nonton saja, walau mendapat musibah tetapi sekarang malah bisa bertemu langsung pemain idolanya,” kata dia.
Tak hanya Yu Khun Koo, pemain SFC lainnya Hamka Hamzah juga menyatakan simpatinya. Bahkan melalui akun media sosialnya, Hamka menyatakan jika Kitum ingin menonton ke Stadion maka dipersilakan untuk mendatanginya ke wisma atlet Jakabaring karena akan diberikan tiket.
Kitum diketahui tiba di Stadion GSJ sekitar pukul 17.00 WIB dan dirinya mendapat informasi bahwa seluruh tiket sudah habis terjual.
“Kami terus bertahan dan mencari-cari siapa tahu dapat tiket atau bisa masuk ke stadion. Namun saat laga dimulai, tetap belum dapat tetapi anak saya tetap meminta menonton walau hanya dari pagar samping,” kata dia.
Tetapi dirinya mendapati sebuah kabar yang membuatnya sangat sedih tatkala usai pertandingan dan hendak pulang, motornya sudah lenyap.
“Saya parkir di dekat jembatan yang ada di belakang gawang, sudah saya cari ke mana-mana belum ketemu. Sudah lapor juga ke petugas keamanan namun tidak ada hasil, sekarang saya hanya pasrah yang terpenting niat saya menyenangkan anak sudah terpenuhi,” kata dia ketika itu.
Lantaran kehilangan kendaraan, Kitum yang bekerja di pabrik Kayu ini terpaksa mengajak kedua anaknya yakni Wiratama Yudha (13) dan Arnes (8) menghabiskan malam di Palembang terlebih dulu.
editor : lintang













