Lebih lanjut dia mengatakan, dalam pengamanan TPS, terdapat empat pola yang dilakukan oleh pihaknya yakni pola aman, rawan 1, rawan 2 dan khusus.
“Untuk daerah yang rawan, ada di perbatasan. Sedangkan untuk TPS khusus yang kita terapkan, salah satunya Lapas Sekayu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Muba, Ahmad Firdaus Marvels mengatakan, simulasi pengamanan Pilkada ini sangat perlu dilakukan guna menciptakan situasi yang aman dan konduaif dalam pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wagub yang segera berlangsung di Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Muba.
“Tentunya kita berharap pelaksanaan pesta demokrasi ini dapat berjalan baik tanpa adanya hambatan yang berarti, dan kita akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses tahapan Pilkada sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya. (Yud)
editor : awan













