“Kecuali LRT semua sudah siap. Dua Jembatan Musi, 4 jalan tol, fly over, underpass semua sudah selesai. LRT Mei nanti paling lambat sudah full operation. Kemudian tinggal landskap serta penataan taman dan rumput,” tegasnya.
Bahkan demi meyakinkan seluruh masyarakat Indonesia, Alex Noerdin sempat mengusulkan ke Wapres RI Jusuf Kalla untuk mengajak ratusan wartawan yang ikut ke Jakabaring melihat langsung persiapan Sumsel.
“Saya usul ajak wartawan ke Jakabaring melihat langsung kawasan olahraga terpadu dan persiapannya. Kebetulan nanti tanggal 25 Februari ada kejuaraan bowling. Kami akan fasilitasi,” tambah Alex.
Ditanya soal perbandingan persiapannya dengan tuan rumah lainnya Jakarta, Alex Noerdin mengaku hanya fokus melakukan persiapan sebaik mungkin. Dia hanya memastikan di Jakabaring nanti atlet dan official bisa menjangkau satu venue ke venue lain hanya dalam tempo waktu 5-10 menit dengan berjalan kaki atau golf car yang disediakan
Sementara itu, Menteri PUPERA, Basuki Hadimuljono menjelaskan mengenai adanya kebocoran dan korsleting listrik saat tes event sudah dimonitor pihaknya terutama saat ada hujan-hujan ekstrim.
“Intinya kita monitor semua apalagi hujan ekstrim, satuan kerja semua monitor, yang di wisma atlit maupun GBK catatan yang perlu diperbaiki sudah diperbaiki. Kerusakan di GBK tidak akan tunda Asian Games. Ada kerusakan seminggu akan kami selesaikan. GBK hanya rusak ringan,” jelasnya.
Selain Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, rapat tersebut tampak dihadiri juga oleh Imam Nahrawi (Menteri Pemuda & Olahraga), Puan Maharani (Menko PMK/Wakil Ketua Dewan Pembina INASGOC ), Erick Thohir(Ketua Umum INASGOC), Anies Baswedan (Gubernur DKI). (adv)
Editor : mahardika













