Saat ini semua negar adi seluruh dinia sudah mulai mengakui konsep dari ekonomi syariah, makanya menerapkan sistem tersebut kesektor pariwisata sangat penting. Menurut Eddy, halal bukan saja bersih, namun banyak hal lain yang mendasari orang non muslim senang dengan konses syariah. Namun yang menjadi masalah saat ini justru dinegara kita sendiri masih belum bisa sepenuhnya menerapkan hal tersebut, padahal peluangnya sangat besar.
“Dalam dunia pariwisata, bukan saja menu makanan yang ad adi hotel dan restoran yang harus halal, namun semua hal juga harus mengikuti, sepeti transfortasi. Saat ini sangat jarang sekali di maskapai ada pengumuman waktu shalat, padahal jika ingin menjadi trasfortasi halal konsep syariah itu harus dilakukan meski tidak menggunakan suara azan,” kata dia.
Ketua Umum Ketua Umum Asosiasi Slaes Trevel Indonesia (ASATI) M Syukri Machmud menilai indonesia sebetulnya sudah sangat layan menerapkan sistem wisata halal. Sebab hal ini bisa meningkatkan kepercayaan diri, sehingga bisa berdampak pada minat orang untuk datang menikmati liburan.
Editor : mahardika













