Dalam rangka penerbitan MTN ini, Perseroan mendapat peringkat idA dari PEFINDO dengan outlook stabil, “Ini membuktikan bahwa SMBR memiliki prospek usaha yang bagus dan mendapatkan kepercayaan investor untuk menerbitkan MTN” kata Rahmad.
Dana MTN rencananya akan digunakan Perseroan untuk membayar utang retensi Pabrik Baturaja II sebesar Rp.233,7 miliar. Selain itu juga akan digunakan sebagai salah satu alternatif pendanaan capex pada tahun 2018 ini seperti pembangunan cement mill & packing plant di Jambi.
Editor : mahardika













