Belum lama ini, nenek Jarjir mendapat musibah yakni tersiram air panas disekujur tubuhnya dan sempat di larikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Namun karena terkendala biaya pengobatan dilanjutkan dengan rawat jalan. Akan tetapi hingga kini luka bakar itu belum kunjung sembuh, karena obat yang digunakan sudah habis dan untuk membeli obat uangnya tidak ada.
“Saya tinggal disini sudah 8 tahun, ditemani oleh cucu saya yang sudah tidak memiliki ibu lagi. Selama ini belum ada bantuan yang diberikan oleh pemerintah, untuk beli obat luka bakar ini saja tidak ada uang,” ungkapnya.
Jarjir juga mengatakan bahwa dirinya memiliki tiga anak, tapi ia tidak ingin menyusahkan anak-anaknya dan hidup sendirian di bekas wc umum tersebut. Karena menurutnya untuk saat ini yang terpenting bisa dapat makan untuk dirinya dan cucunya sehari-hari.
“Anak saya ada tiga dan sudah punya keluarga masing-masing, jadi saya memang tidak ingin merepotkan anak-anak. Mereka juga sudah sering membantu dan merawat saya.”
Editor: Janu













