Septi mengatakan, sebelum melakukan praktik, siswa terlebih dahulu akan dibagi menjadi 5 kelompok yang terdiri dari 7 orang setiap kelompoknya. Adapun kerajinan yang akan dibuat berupa bros, keset kaki, gantungan kunci dan taplak meja.
“Praktek dilakukan guna menginovasi dan mengasah kreativitas siswa melalui kain perca untuk diolah menjadi nilai guna. Semoga setelah praktek ini, siswa siswi dapat mengembangkan kreativitas mereka dan menerapkannya dirumah”, tutupnya. (yud)
editor : awan













