EkonomiSumsel

Saham Garuda Terus Terperosok, Kenapa?

×

Saham Garuda Terus Terperosok, Kenapa?

Share this article

KORDANEWS – Laporan keuangan maskapai plat merah PT Garuda Indonesia Persero Tbk yang tercatat negatif membuat investor di pasar kian khawatir melihat prospek bisnis garuda. Kerugian sebesar Rp2,9 triliun selama satu tahun merupakan angka yang cukup besar.

Branch Manager PT Valbury Sekuritas Indonesia Palembang Suprianto menilai, secara jangka panjang, Garuda belum terlalu cocok untuk di koleksi sebab sejak pertama kali listring dibursa Mei 2016, emiten dengan kode GIAA ini trennya terus mengalami penurunan.

“Beban operasional Garuda itu terlalu besar, sehingga acap kali mendapatkan laporan keuangan yang negatif. BUMN sekelas Garuda bisa rugi cukup besar tentu secara psikologis akan berdampak pada pasar saham,” katanya, Selasa (27/2).

Menurut Supri, sipasar saham pelaku pasar menganggap saham garuda termasuk saham yang membusuk, karena kinerjana tirus terpuk. Posisi tertinggi GIAA selama melantai dibursa 505 itu terjadi ketika awal mereka melantai dibursa. Setelah itu terus melorok hingga akirnya jatuh kelevel 314.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *