“Tentu posisi ini bukan posisi yang ideal untuk BUMN sekelas garuda, kategorinya masih termasuk saham gorengan, makanya investor cenderung enggan untuk mengoleksinya,” katanya.
Laporan keuangan yang mines total tentu mencari catatan hitam yang harus dibenahi oleh jajaran direksi garuda, sebab jangan sampai nasibnya saham dengan Merpati yang gagal terbanglagi karena sayap keuangannya sudah patah hingga akhirnya lepas.
“Meski kondisi kinerja Garuda kurang memuaskan, namun tentu pemerintah tidak ingin membiarkan kondisi garuda seperti Merpati, sebab ini akan menjadi pertaruhan pemerintah, Garuda hanya satu-satunya BUMN yang tersisa untuk bisnis penerbangan,” katanya.
Editor : mahardika













