Sementara itu, Kepala Bulog Divre Sumsel, Bahtiar mengatakan, bahwa Kepala Sub divre OKU Timur baru menjabat sedangkan beras yang ditemukan oleh Komisi II adalah beras tahun 2015-2016.
“Sekarang ini kita akan melakukan lelang dan sekarang ini lagi proses yang dipantau langsung oleh lembaga terkait, ini untuk menghindari kerugian yang lebih besar,” ujar Bahtiar.
Editor : mahardika













