KORDANEWS- Kisah cinta dua sejoli ini lebih baper dan romantis dari Rangga dan Cinta. Jika Cinta harus menunggu Rangga selama 12 tahun, Amir Hamzah rela nunggu 20 tahun demi nikahi wanita impiannya.
Cerita romantis tersebut adalah kisah cinta nyata dari seorang pilot yang mendadak viral setelah diceritakan oleh anaknya Gia Pratama di Twitter. Ayah Gia, Amir Hamzah menunggu cinta pertamanya yakni ibunda Gia sejak ia masih duduk di bangku 5 SD.
26 Feb
dr. Gia Pratama
@GiaPratamaMD
Replying to @GiaPratamaMD
Papa itu anak petani, anak ke 11 dari 13 bersaudara. Dengan segala keterbatasannya. Tiap hari makan seadanya itu bukan karena lagi diet. Emg bener2 kondisi keuangan keluarganya berat.
Sedangkan Mama itu anak tentara, cukup berada, segalanya cukup.
dr. Gia Pratama
@GiaPratamaMD
Pertama kali papa liat mama itu waktu papa kelas 5 sd, sore2 lagi bantu ayahnya di sawah, dia lagi duduk di atas kerbau, (ngangon munding) Mama lewat sama bpk ibunya, naik delman. Imut, cantik, rambutnya di pitain. Papa terpana.
6:11 PM – Feb 26, 2018
39
41 people are talking about this
Twitter Ads info and privacy
Pandangan pertama yang membuatnya Amir terpukau dengan gadis cilik berwajah imut dan berambut hitam. Hingga ia tiap hari berusaha untuk bisa bertemu dengan sang gadis cilik meski belum berani berkenalan.
“Setiap sore anak kls 5 sd ini jd rajin ke sawah,brharap bisa ngeliat lg mama. Dan bener seminggu sekali mama lewat. Papa smpe msk perguruan pencak silat di jalur delman mama lwt. 3 thn smpe dia Smp gitu aja kerjaannya, tiap minggu nunggu mama lwt. Tnpa skalipun berani ngjak kenalan,” cerita @GiaPratamaMD di Twitter yang mengisahkan cerita cinta orangtuanya.
Hingga di punghujung SMA, Amir akhirnya berani berkenalan dengan ibunda Gia. Dan ada pesan yang membuat ayahanda Gia giat mengejar cita-citanya. Sang bunda mengaku mengatakan kepada ayah Gia bahwa profesi dokter atau pilot menjadi dua pekerjaan yang disebut sesuai profesinya. “Wah, aku suka, itu dua profesi yang dipanggil sesuai profesinya,” begitu kata ibundanya.

Mati-matian Amir masuk ke sekolah pilot dengan saingan tiga ribu orang. Setelah selesai studi pilot, Amir pindah ke Jakarta dan putus kontak dengan wanita pujaannya itu. Selama dua tahun ia masih mencari wanita pujaannya zaman SD.













