KORDANEWS – Kalian jangan rindu biar aku saja penggalan kalimat film viral dikalangan remaja “Dillan 1990” sangat cocok mengambarkan kebahagian suasana hati skuat Laskar Wong Kito hari ini.
Lantaran rindu angkat tropi para fans malam ini berhasil terhapuskan. Meskipun laga pra musim setidaknya dahaga para pengemar terhapuskan.
Sukses SFC dipastikan usai memenangi laga final Piala Gubernur Kaltim 2018 melawan Arema FC di Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (4/3/2018). Mereka memaksa tim Singo Edan menyerah 2-3.
Presiden Club Sriwijaya FC (SFC) Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan banyak terimakasih kepada seluruh fans di Tanah Air yang selalu setia memberikan dukungannya. “Saya banyak sekali mendapatkan kiriman photo nobar final. Itu merupakan bukti kecintaan dan fans kepada SFC, saya ucapkan terimakasih,”kata Dodi.
Ia juga menuturkan apresiasi kepada semua skuat atas torehan terbaik di laga pra musim. Ia berharap prestasi tersebut di jaga hingga target kompetisi sesungguhnya.
“Ini juga berkat kerja keras semua pihak baik manajer, pemain dan pelatih. Sekali lagi saya ucapkan alhamdulilah luar biasa,”ucap putra orang nomor satu di Sumsel ini.
Hal serupa juga dituturkan Manajer SFC Ucok Hidayat menyatakan, torehan terbaik tim semata-mata dipersembahkan secara khusus kepada masyarakat Sumatera Selatan dan secara umum kepada fans Laskar Wong Kito di seluruh Tanah Air. “Alhamdulilah kita bisa berjuang secara maksimal di laga kali ini. Tidak hanya mempersiapkan tim di kompetisi tapi kita juga bisa pulang membawah piala,”ucapnya.
Sementara itu di sisi lain pihak manajemen sepertinya tidak salah merekrut Rahmad Darmawan. Meski hanya turnamen pramusim, pelatih yang akrab disapa RD itu membawa Sriwijaya menjuarai Piala Gubernur Kaltim 2018.
Pelatih Arema, Joko Susilo membuat kejutan dengan mencadangkan Thiago Furtuoso dan Dedik Setiawan di bangku cadangan. Ia mencoba mengandalkan Ahmad Nur Hardianto dan Dendi Santoso. Berbeda dengan Rahmad Darmawan yang menurunkan kekuatan penuh sejak awal.
Perjudian Arema pun langsung membuahkan petaka di menit ke-10. Entah di sengaja atau tidak, Novan Setya Sasongko mencetak gol usai melepaskan tendangan dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya di luar kotak penalti.
Bahkan, SFC nyaris menambah keunggulan dua menit kemudian. Alberto Goncalves mendapatkan peluang matang usai mendapatkan umpan dari sisi kanan pertahanan Sriwijaya. Sayang, meski tak terjaga di depan gawang, sepakan Beto malah melebar.













