“Kami mengapresiasi langkah Telkomsel yang berinisiatif menggelar IGC untuk mengembangkan industri eSports di Indonesia. Kami berharap Telkomsel mampu mendukung kreativitas dan talenta developer muda Indonesia dalam menciptakan model permainan tradisional menggunakan teknologi digital. Kami yakin Telkomsel mampu mewujudkannya,” kata Raden Isnanta, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Selain menyaksikan kompetisi eSports, para pengunjung IGC 2018 juga bisa merasakan serunya bermain virtual reality game, console game, serta arcade games. Pengunjung juga akan dihibur penampilan musik atraktif dari JKT 48 dan artis pendukung lainnya.
Telkomsel juga mengadakan kompetisi cosplay (parade kostum tokoh film kartun atau video games) yang bisa diikuti oleh perorangan maupun kelompok. Kontes ini terbagi atas lima kategori, yakni team cosplay, single cosplay, costreet, fun photo contest, dan cosplay photography competition. Penilaian dalam kompetisi ini dilakukan oleh juri dari Indonesia maupun mancanegara. Selain itu, Telkomsel juga menggelar TCASH Food Bazaar, di mana pengguna TCASH bisa merasakan pengalaman bertransaksi secara nontunai di merchant-merchant makanan dan minuman yang telah disediakan di lokasi.
Pada tahun 2017, Telkomsel sukses menggelar IGC dengan total lebih dari 13.000 peserta dan pengunjung di enam kota besar di Indonesia. Kejuaraan ini disaksikan oleh sekitar 246.000 audiens secara live streaming di website duniagames.co.id. IGC merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk menjadikan duniagames sebagai portal games terbesar. Selain IGC, Telkomsel juga berambisi untuk mengembangkan eSports dengan mengadakan turnamen lokal, nasional, dan internasional. Bersama dengan mitra, Telkomsel juga membangun eSports team untuk membangun ekosistem eSports Indonesia.
editor : awan













