AdvertorialHeadlineSumsel

Tinjau Jembatan Putus, Gubernur Langsung Hubungi Menteri

×

Tinjau Jembatan Putus, Gubernur Langsung Hubungi Menteri

Share this article

Untuk Itu, Gubernur Alex Noerdin meminta warga masyarakat agar bersabar karena musibah tersebut akan segera di atasi. “Masyarakat di sini saya mohon untuk bersabar, musibah ini akan segera kita atasi, saya sudah datang di sini dan membawa bantuan, para Camat dan Kepala Desa saya minta bagikan bantuan ini secara merata dan adil,” tegasnya.

“Tadi saya sudah telpon bapak Menteri Pekerjaan Umum dan saya ceritakan semua tentang musibah ini. Jadi menteri menyebutkan, meminta Pemerintah Kabupaten membuat surat dan dibawa langsung ke pusat. Saya juga akan minta ke bapak Menteri agar jembatan ini bisa diperbaiki segera,” terang Alex.

Wakil Bupati OKU, Johan Anwar mengatakan, kejadian musibah banjir cukup banyak mengakibatkan kerugian di masyarakat, total keseluruhan terdapat 1289 rumah dan lebih kurang 300 hektar lahan pertanian jagung dan padi di Kecamatan Lubuk Batang terendam banjir.

“Melalui kunjungan Gubernur, kita mengharapkan segera mendapatkan solusi untuk perbaikan jembatan putus yang ada di Kabupaten OKU. Tadi sudah disampaikan langsung bapak Gubernur bahwa kita pemerintah Kabupaten membuat surat permohonan bantuan perbaikan jembatan gantung Kepada Pemerintah Provinsi. Nantinya surat ini akan dibawa langsung bapak Gubernur ke Jakarta untuk meminta bantuan dari pemerintah pusat, ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Dalam, Herson mengatakan, jembatan gantung Desa Tanjung Dalam putus mengakibatkan aktifitas masyarakat sekitar terganggu karena jembatan tersebut merupakan akses menuju ke kebun masyarakat, mulai dari pengangkutan hasil kebun Karet, Kopi, hingga buah-buahan seperti duku.

“80 persen perkebunan berada di seberang sungai, akses menyeberang hanya melalui jembatan ini, kalau banjir yang merendam permukiman kondisinya saat ini sudah mulai surut,” pungkasnya.

editor : ardi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *