“Untuk SMA/SMK swasta tidak ada masalah. Karena bentuknya hibah bisa membayar hutang tahun lalu,” lanjutnya. Terkait masalah ini, Widodo meminta kepala bidangnya untuk mencarikan solusi agar dana PSG ini bisa dicairkan juga untuk SMA/SMK negeri.
“Supaya administrasi pencairan dana ini benar, sehingga saya tidak sampai terkena masalah. Maka dari itu, kita tertibkan dulu administrasinya,” kata dia.
Widodo mengatakan, dan PSG ini sangat dinantikan sekolah, karena memang bisa digunakan untuk membayar gaji guru honorer, pengadaan ATK, dan keperluan sekolah lainnya. Disisi lain, soal Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari APBN, Widodo menyebut hingga kini dana tersebut belum sampai ke pihaknya.
“Tapi yang jelas ada (BOS, red). Misalnya hari ini ditransfer dari pusat, besoknya kita kirim langsung dan sampai ke rekening sekolah masing-masing,” tutupnya. (Ari)
editor : awan













