Oleh sebab itu ia mengharapkan, agar dapat menjadi cara meningkatkan kompetensi sekaligus menghasilkan pemikiran-pemikiran yang berharga dan bermanfat dari para pakar, demi penyelenggaraan LRT di Sumsel yang sempurna. Apalagi diketahui Pemerintah setidaknya telah mengucurkan dana hingga Rp12,8 triliun untuk pembangunan LRT pertama di Indonesia tersebut
“Selain untuk Asian Games, transportasi ini punya peranan penting sebagai jembatan kegiatan ekonomi nasional menuju kemakmuran,” tambahnya
Sementara itu, Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar menceritakan kalau LRT ini dibangun atas dasar kemacetan yang terus terjadi Sumsel khususnya Palembang. Dari hasil survei mereka di jalan- jalan arteri, kemacetan terjadi saat jam sibuk. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan belum bisa mengurai kemacetan.
“Kita stuck dan harus mencari moda angkutan lain. Puncaknua pas Sea Games 2011, macet total banyak tamu yang tidak bisa menghadiri opening. Waktu itu muncul wacana membangun monorel dalam forum gubernur se Sumatera,” jelas Nasrun. (Ab)













