Menurutnya, tantangan-tantangan ini bukan masalah jangka pendek, namun terus akan dihadapi di masa depan. Selain pertumbuhan penduduk, pangan juga mengalami masalah pengurangan lahan karena urbanisasi, perubahan iklim, dan
ketersediaan air. “Kalau di negara lain dengan teknologi mereka yang dimiliki, mereka bisa menghasilkan 8 ton padi per hektare, sedangkan kita 5,5 ton padi. Tentu kita bisa sama 8 ton asalkan teknologinya sama,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi didampingi Kepala DPMD Muba Drs Habiburrahman MM usai acara tersebut mengatakan Pemkab Muba sangat antusias dan akan memanfaatkan dengan baik Pola Kemitraan Prukades
dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan Petani Swadaya Muba.(yud)
editor : awan













