KORDANEWS – Calon Walikota – Wakil Walikota Palembang Mularis Djahri (MD) – Syaidina Ali (MUSI) diakhir pekan ini memilih blusukan ke sentra pembuatan tempe atau home industri tempe di Primkopti.
“Usaha ini adalah usaha bersama dari 50 orang pembuat tempe. Rata-rata perhari menghabiskan 500 kg kedelai untuk diolah menjadi tempe,” kata MD Cawako Palembang No Urut 4 tersebut.
Menurutnya, dari hasil berdilaog tersebut, yang dikeluhkan pengusaha pembuat tempe ini adalah ketersediaan bahan baku kedelai itu sendiri, yang tidak menentu dipasaran. Sehingga dapat mempengaruhi harga tempe itu.
“Hal ini membuat pengusaha tempe kesulitan menjaga stabilitas harga,” katanya.
Mendengar keluhan tersebut, Mularis berjanji akan memperhatikan keluhan para pengrajin dan pengusaha tempe.













