Vestifarm merupakan salah satu pemenang The NextDev Academy, sebuah program lanjutan bagi para finalis kompetisi The NextDev yang ditujukan untuk meningkatkan skalabilitas social technopreneurs melalui pengembangan diri dan peningkatan kemampuan di bidang research and customer development, design sprint, branding, product development, serta business model and bootstrapping. Bergerak di bidang pertanian dan peternakan, Vestifarm menyediakan platform bagi hasil dengan konsep patungan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak, sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berinvestasi dan menikmati hasil keuntungan dari bisnis tersebut.
Selain Vestifarm, pemenang kompetisi The NextDev 2017 lainnya yaitu Squline juga terpilih oleh BEKRAF untuk menjadi perwakilan di SXSW 2018. Platform digital yang menyediakan layanan untuk belajar bahasa Inggris, bahasa Mandarin, dan bahasa Jepang dengan metode real-time melalui video call ini mengisi Pavilion Archipelageek bersama sederet startups lain seperti Kata.ai, Seruniaudio, SAFT7ROBOTICS, dan Mycotech.
“Terpilihnya dua jebolan The NextDev Telkomsel, yaitu Vestifarm dan Squline oleh BEKRAF untuk mewakili talenta terbaik tanah air di gelaran bergengsi seperti SXSW menjadi amat spesial. Hal ini menunjukkan bahwa sebagai program inkubasi bagi para startup Indonesia, The NextDev terus berkembang hingga karya dan kualitas startup jebolan The NextDev juga diakui oleh pemerintah“, tutup Adita.
Partisipasi Indonesia di SXSW 2018 juga diwakili oleh Minikino yang merupakan organisasi festival film pendek, berjaring internasional dan Digital Happiness yang mendapatkan nominasi aplikasi permainan di kategori virtual reality di SXSW 2018. Di sana mereka akan unjuk karya kreatifnya masing-masing dan bersama-sama Bikin Keren Indonesia, sembari memperluas jaringan dengan peserta dan pengunjung yang berasal dari berbagai negara.
EDITOR : AWAN













