Oleh sebab itu, ia meminta seluruh pimpinan bank harus siap menghadapi era keterbukaan dan meningkatkan pelayanan, sehingga masyarakat lebih memilih jasa bank dalam negeri.
“Saya wanti-wanti ke bank nasional hati-hati persaingan semakin sengit. Dalam beberapa tahun akan semakin sengit lagi,” ucap mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
Sebelumnya, Jokowi kerap menyatakan keyakinannya bank nasional bisa bersaing dengan bank-bank asing karena hal itu sudah terjadi sejak ia kecil.
Ambil contoh, BRI menjadi satu-satunya bank di kampungnya dan sudah tutup meski siang. Namun, hal itu berubah ketika bank-bank swasta mulai masuk. BRI mulai meningkatkan pelayanan karena tidak mau tertinggal.
Editor : mahardika













