KORDANEWS – Seringkali orang menganggap perencanaan keuangan adalah hanya untuk orang kaya saja, untuk orang-orang yang sudah berduit atau kelebihan duit. Alasannya karena orang yang belum kaya pasti belum memiliki uang banyak.
Memang apa juga yang mau dikelola, lha wong untuk makan sehari-hari saja kadang masih kurang, masih susah, kok harus merencanakan keuangan. Apalagi jika harus membayar jasa perencana keuangan. Bisa tambah pusing nanti!
Well, ada benarnya dan ada salahnya. Benarnya adalah kalau Anda untuk makan sehari-hari saja masih pusing, tentu untuk membayar jasa perencana keuangan tentu akan tambah pusing. Tidak ada uangnya.
Untuk satu hal ini saya sepakat. Kebutuhan makan adalah kebutuhan primer, dan tentu lebih penting daripada membayar jasa perencana keuangan. Apalagi jika Anda bisa melakukan sendiri perencanaan keuangan tersebut.
Satu hal yang saya tidak sepakat adalah menganggap bahwa perencanan keuangan hanyalah untuk orang kaya saja. Menurut saya tidak. Perencanaan keuangan diperlukan oleh semua orang sejak orang tersebut memiliki pemasukan dan pengeluaran uang tanpa memandang besar kecilnya pemasukan dan pengeluaran orang tersebut.
Apabila seseorang memiliki pemasukan namun tidak memiliki perencanaan pengeluaran, sepertinya sulit dibayangkan. Orang tersebut tentu memiliki rencana akan digunakan untuk apa uangnya. Apakah ditabung, ditaruh di dompet untuk persediaan kas, kemudian kasnya nanti untuk makan siang, bayar sekolah anak, dan lain-lain. Penggunaan uang tersebut sudah masuk dalam bahasan perencanaan keuangan.
Dan ada satu kalimat yang saya sering dengar, “dengan melakukan perencanaan keuangan maka saya akan memiliki banyak uang”. Jadi apabila saat ini Anda masih bingung dan suka pusing karena untuk biaya makan sehari-hari yang tidak menentu, maka kemungkinan besar perencanaan keuangan Anda bermasalah.













