Sementara, M kurdi Masusi, wakil ketua BPD Desa Banjar Sari saat menyampaikan orasinya menambahkan jika banyak tanah warga yang sudah digusur oleh pihak perusahaan. Klaim perusahaan yang telag membeli ke warga itu tidak benar dan warga merasa belum ada pembayaran atas tanah yang diklaim tersebut. “Jika Pemkab Lahat tidak bisa membantu kami. Tidak bisa menghentikan penggusuran oleh perusahaan kemana lagi kami akan mengadu. Dan jika pemkab Lahat tidak bisa membela warga kami rela Desa Banjar Sari tidak dianggap bagian dari Lahat, “teriak M Kurdi.
Tak hanya itu, semua perangkat desa siap mengundurkan diri dan tak usa ada pemerintah di desa jika Pemkab tidak bisa membantu keluhan warga. “Tolong kepada Pemkab Lahat hentikan penggusaran lahan warga oleh pihak perusahaan,”tegasnya.
Sementara, ratusan warga Desa Banjar Sari mendatangi Pemkab Lahat. Mereka mengadukan PT Banjar Sari Pribumi yang diklaim warga sudah menggusur tanah warga. Demo sendiri sempat memanas saat warga meminta Camat dan Pemkab Lahat menghubungi pihak perusahaan untuk menghentikan penggusuran. Pemkab sendiri, melalui kepala BPM Pemdes, Kepala Kesbangpol dan Kepala DLH Lahat, sempat berdialog dengan perwakilan warga.













