Ketika eksekusi berlangsung ibu-ibu menggelar dzikir karena tidak bisa melawan hukum. Namun pada akhirnya ada 26 orang ditangkap dan hingga beberapa hari lalu tinggal enam orang yang ditahan karena menghalang-halangi eksekusi.
Ketika pengajian itulah polisi menyemprotkan gas air mata agar ibu-ibu bubar dan memberi ruang kepada tim eksekutor memasukkan kendaraan berat untuk menghancurkan bangunan.(net)
Editor : mahardika













