“Pendapatan gak tentu kadang lumayan kadang tidak. Jika banyak pelanggan, penghasilan bisa mencapai Rp20.000 per harinya, sekali nyemir saya minta hanya Rp3.000 saja,” ujarnya.
“Lumayanlah kak, disamping bisa menutupi keperluan sekolah, sedikit-sedikit membantu kebutuhan hidup sehari-hari,” ujarnya polos.
Dirinya berujar, ayahnya berprofesi sebagai buruh bangunan yang penghasilannya kadang-kadang tidak mencukupi untuk menutupi kebutuhan rumah tangga. (Jamil)
Editor: Janu













