KORDANEWS – Manjadi (22) Tewas Dengan luka di leher dikebun kopi Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung Lahat. Mengenaskan lelaki yang sehari hari bekerja sebagai petani kopi ini tewas dengan luka tebas dileher yang dilakukan Hz (19) yang tak lain masih kerabatnya sendiri. saptu (31/3)
Kejadian berdarah sendiri bermula saat korban Sirajudin sedang memetik biji kopi bersama neneknya dikebun kopi yang selama ini mereka pelihara. Belum banyak mendapat hasil panen, tiba tiba keduanya dikejutkan dengan suara ‘rong rongan’ mesin motor yang bersumber dari pondok. Penasaran dan ingin memastikan siapa yang menghidupkan motor, korbanpun lantas mendekati sumber suara. Setibanya di pondok ternyata, ada Tersangka HZ yang sedang menghidupkan motor.
Korbanpun lantas menegur tersangka yang terlalu kuat memainkan gas motor. Tersangkapun tersinggung dan sejurus mencabut seraya mengejar korban. Korbanpun sempat lari dan membela diri dengan mengibaskan pisau yang ada ditanganya hingga pelaku menderita luka pada ibu jari tangan kanan dan pergelangan tangan kiri. Naas, pisau korban bisa direbut pelaku dan seketika mengibaskan hingga mengenai leher korban dan seketika tumbang di halaman tempat menjemur kopi depan pondoknya.
“Pelaku ini datang kepondok korban dengan maksud meminjam motor milik Hilmudin yang dititipkan kepada korban. Nah, saat tiba dipondok korban tidak ada. Maksud pelaku agar korban tahu kedatanganya. dihidupkanlah motor lalu gas motornya dimainkan hingga suara terdengar keras. Namun, akibat itu keduanya jadi salah sangka hingga terjadi perkelahian yanv menyebabkan korban tewas, “ungkap Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kapolsek Kota Agung, AKP Fredy Rajagukguk, Minggu (1/4).













