HeadlineKriminalPeristiwa

Buronan Lapas, Curi 11 Mobil Akhirnya Keok Didor Polisi

×

Buronan Lapas, Curi 11 Mobil Akhirnya Keok Didor Polisi

Share this article

KORDANEWS – Air mata Neli (24) tak henti mengalir saat melihat suaminya, Rustam Effendi alias Pendi Alias Bobi alias Alex (30) terbujur kaku dibungkus kain kafan di Kamar Mayat RSUD Lahat, Senin (2/4/2018).

Rustam yang sudah lama menjadi buronan pelaku kejahatan antarprovinsi, tewas setelah baku tembak dengan Tim Panther Satreskrim Polres Lahat pukul 02.00 di kediaman Neli, Desa Mengkenang, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat.

Rustam yang merupakan warga Air Laga, Kelurahan Kuripan, Kota Pagar Alam ini, setidaknya sudah melakukan 11 kali pencurian mobil dan motor di wilayah hukum Polres Lahat, Pagar Alam dan Polda Provinsi Bengkulu.

Dalam menjalankan aksinya, Rustam yang juga DPO lapas Bengkulu Selatan dalam menjalankan aksinya tak segan melakui korbanya. Berbekal satu unit pistol, pelaku juga dikenal ‘belut’.

Bahkan saat akan dilakukan penangkapan Polres Lahat harus berjibaku. Tembakkan peringatan, hingga saat peluru menembus kaki tersangka masih berupaya untuk berlari. Bahkan, sebelum dilumpuhkan tersangka sempat melepaskan tembakkan hingga mengenai bagian perut Bripka Soehari. Beruntung, Soehari menggunakan jas anti peluru.

“Ya tersangka ini selain DPO Lapas Bengkulu juga merupakan resedivis dan pelaku pencurian antar provinsi. Dalam Catatan polisi setidaknya enam unit motor dan empat unit mobil carry berhasil ya sikat. Tersangka sangat licin sudah sering diintai, “terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Ginanjar SIK.

Dikatakan Ginanjar, saat dilakukan penangkapan tersangka berada didalam rumah. Meski sudah dikepung, tersangka masih nekat berlari bahkan melepaskan tembakkan.

Namun tak menggubris tembakkan peringatan pelaku ditembak dibagian kaki. Meski demikian tak membuat pelaku ciut lantaran masih berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Khawatir kembali menembak, petugaspun beberapa kali melakukan tembakkan hingga pelaku tumbang.

“Tersangka ini juga sudah sangat meresahkan. Saat ini mayat pelaku sudah kita serahkan ke keluarga. Sementara beberapa unit mobil dan pistol sudah berhasil diamankan, “ujarnya.

Sementara, Neli istri tersangka mengaku sedih meski ikhlas atas kepergian syaminya tersebut. Neli sendiri mengaku tidak pernah tahu dengan sepak terjang lelaki yang sudah menakihanya selama dua tahun tersebut.

Memang, dikatakan Neli, suaminya sering pergi dari rumah dan tak pernah bercerita apa pekerjaanya. Neli mengatakan, pelaku merupakan sosok yang sangat mencintai ia dan anaknya.

Sebelum menjadi tahanan lapas Bengkulu, diungkapkan Neli suaminya rutin memberikan nafkah kepada ia dab keluarga.

“Dak tahu nian pak kalau selama ini dia terlibat pencurian. Saya juga tak pernah tahu dia ada pistol. Tapi saya iklas mungkin ini akan ada hikmahnya untuk kami dan keluarga. Kami juga meminta maaf jika suami saya selama ini sudah dianggap meresahkan masyarakat, “tutur Neli.

Editor: Janu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *