Sementara itu, saat ditemui Sintar Pakpahan Kepala Sekolah SMPN 50 mengaku akibat kejadian ini pihaknya sudah memanggil tukang untuk melakukan perbaikan.
“Sudah kita panggil tukang untuk membenari bangunan yang terkena angin kencang. Pohon pun sudah kita potong tadi pagi,” ujarnya.
Ia menambahkan peristiwa ini tidak mengganggu aktifitas ngajar mengajar di SMP 50. “Tetap sekolah seperti biasa. Kita juga pagi tadi melakukan gotong royong bersama siswa laki-laki dan para guru untuk membersihkan sisa-sisa reruntuhan,” pungkasnya. (Ab)
Editor : mahardika













