“Harusnya kalau perda di situ ada tanda. Kendaraan saya tidak boleh diderek. Karena saya tidak senang dengan gaya mereka, seperti anak kecil, saya bukannya tidak ingin dihormati,” ucap Ratna.
Akhirnya, Ratna dihubungi staf Anies yang menyebut mobilnya bisa diambil. Namun Ratna enggan mengambilnya.
“Saya bilang, ‘Saya tidak akan ambil mobil saya dari situ, dan saya sampaikan maaf ke Pak Anies.’ Kalau pejabat pemda melakukan kesalahan, mereka juga punya kewajiban harus minta maaf. Mereka juga harus pulangkan mobil saya ke rumah,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa mobil Ratna Sarumpaet diderek itu jadi viral di media sosial. Ratna tampak marah dan, di ujung video, Ratna mengatakan dia akan menelepon Anies.(net)
Editor : mahardika













