Namun demikian, Pemkab siap membantu perjuangan para pegawai honorer. Dikatakan Marwan, sejauh ini Pemkab Lahat sendiri sudah mengucurkan dana APBD untuk tenaga honorer yang masuk dalam tenaga Honor Daerah (Honda) sebanyak 248 guru Rp600 ribu perbulan.
“Pemerintah daerah sudah sangat tahu. Ada honorer yang mengabdi hingga 15 tahun. Berada di daerah terpencil dengan honor kecil. Kondisi ini memang cukup memperihatinkan. Namun bagaimana, Pemkab tak punya kebijakan untuk mengangkat. Jika kebijakan itu ada ditangan Pemda Lahat, tentu akan diangkat, “ungkap Marwan.
Editor : mahardika













