Selama menjadi tukang tambal ban, Irma mengaku kerap dicecar pertanyaan oleh para pelanggannya yang keheranan melihat aksi Irma menambal ban.
“Banyak orang yang tanya ke saya kenapa jadi tukang tambal ban. Ya saya jawab memangnya kenapa, kan saya bisa,” katanya.
Setiap hari, Irma bisa memperbaiki 15 hingga 20 ban yang bocor. Jasa tambal bannya hanya dihargai 20 ribu rupiah. Irma mengaku tetap bersyukur dengan penghasilannya dari menambal ban.
“Kalau lagi sepi biasanya dapat 50 ribu rupiah sehari. Kalau rame bisa dapat 100 ribu rupiah, kadang lebih. Alhamdulillah,” pungkas Irma.
Editor : ardi













