Karena beberapa gagal, akhinya diusulkan ijab kabul diadakan di sebuah musala dekat rumahnya calon mempelai wanita. Mereka semua pun pindah ke musala itu. Namun saat semua sudah musala, keluarga, penghulu dan warga kehilangan Sido. Wargapun melakukan pencarian.
Warga terkejut saat pencarian di sebuah rumah kosong, mereka melihat Sido dalam keadaan tergantung di pintu.
Hal ini membuat heboh. Sido pun langsung dibawa ke rumah calon mertuanya untuk dilakukan pertolongan. Namun tidak berapa lama dia menghembuskan napas terakhirnya. Akibat kejadian ini pernikahan pun batal.
“Keluarga dari dua pihak masih berduka. Saya juga tidak bisa sebutkan identitas calon wanita demi kebaikan mereka karena mereka masih berkabung,” tandas Kapolres Kuansing.(net)
Editor : mahardika













