Sementara itu, Ajat mengaku menyesali perbuatannya itu. Meski merampok bukan pekerjaan barunya, Ajat mengaku khilaf merampok lagi. Alasannya karena tak punya uang untuk makan dan membayar utang.
“Saya bingung Pak, saya nyesel kayak gini. Tapi saya terpaksa,” kata Ajat dengan wajah tertunduk lesu, seperti dilansir laman Viva, Jumat (13/4).
Ajat juga mengaku telah mencabuli korbannya. Ajat mengatakan dia awalnya tak berniat mencelakai korban. Tapi ketika beraksi, Ajat mengaku terangsang melihat tubuh korban. Apalagi korban yang masih berusia 25 tahun tidur dengan memakai baju tipis.
“Pas kejadian lampunya nyala, itu spontan saja,” katanya dengan nada memelas.(net)
Editor : mahardika













